Luaran & Publikasi
Kumpulan rekam jejak publikasi jurnal ilmiah terakreditasi, pendaftaran hak kekayaan intelektual (HKI), dan pencapaian gemilang tim peneliti.
Factors Shaping Pre-service Biology Teachers’ Acceptance of Generative Artificial Intelligence
Hilman Qudratuddarsi, M.Ed
JURNAL BIOSHELL
The rapid diffusion of generative artificial intelligence (GAI) has introduced new opportunities and challenges for teacher education, particularly within STEM disciplines, specifically biology education. This study investigates the determinants of generative AI acceptance among Generation Z pre-service biology teachers by integrating constructs from the Technology Acceptance Model and Diffusion of Innovation theory with pedagogically grounded variables. Using a quantitative cross-sectional survey design, data were collected from 318 pre-service biology teachers enrolled at two Indonesian universities. Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) was employed to examine the relationships among trialability, relative advantage, perceived compatibility, trust, feedback quality, perceived assessment quality, subjective norms, perceived ease of use, perceived usefulness, attitude, behavioral intention, and acceptance of generative AI. The results indicate that trialability, relative advantage, and compatibility significantly predict perceived ease of use, while relative advantage and trust significantly influence perceived usefulness. Feedback quality and subjective norms positively shape attitudes toward generative AI, whereas perceived assessment quality shows no significant effect. Perceived ease of use and attitude emerge as key predictors of behavioral intention, which strongly determines acceptance. The findings highlight the central roles of affective, social, and trust-related factors in shaping generative AI adoption among future biology teachers. This study contributes to the emerging literature on AI in STEM teacher education and offers practical implications for designing pedagogically meaningful and responsible AI integration in teacher preparation programs.
Penguatan Motivasi Siswa Belajar Kosakata Bahasa Inggris melalui Pelatihan Berbantuan Wordwall
Hilman Qudratuddarsi, M.Ed, Nor Indriyanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyaraka
Kemampuan berbahasa Inggris merupakan kompetensi dasar yang penting bagi generasi muda di era globalisasi dan Revolusi Industri 4.0. Namun, siswa di daerah masih menghadapi kendala rendahnya motivasi dan keterbatasan kosakata akibat metode pembelajaran yang monoton dan minim interaksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan penguasaan kosakata siswa melalui pelatihan berbantuan Wordwall dan Generative AI. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap, yaitu: (1) perencanaan dan persiapan berupa survei kebutuhan, koordinasi teknis, dan penyusunan materi pelatihan berbasis kosakata tematik; (2) pelaksanaan pelatihan interaktif melalui berbagai permainan edukatif Wordwall seperti Match Up, Anagram, Find the Match, dan Quiz Show; serta (3) evaluasi dan refleksi melalui posttest dan kuesioner motivasi belajar. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman yang sangat baik pada nilai post-test dan motivasi belajar siswa. Siswa menjadi lebih antusias, aktif berpartisipasi, serta menunjukkan pemahaman kosakata yang lebih baik melalui pendekatan learning by doing dan gamification. Dengan demikian, penggunaan media interaktif berbasis teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi kosakata siswa, serta dapat dijadikan model pembelajaran alternatif pada sekolah menengah untuk mendukung implementasi Merdeka Belajar.
Innovativeness and Optimism as Predictors of Generative AI Acceptance Among Pre-service Elementary School Teachers
Eli Meivawati, S.Pd., M.Pd, Hilman Qudratuddarsi, M.Ed, Nor Indriyanti, S.Pd., M.Pd
Education Journal: Journal Educational Research and Development
This study investigates Generative Artificial Intelligence (Gen AI) acceptance among Generation Z pre-service elementary school teachers by extending the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2) model with innovativeness and optimism as additional psychological predictors. As Gen AI becomes increasingly embedded in educational practice, understanding how future elementary school teachers perceive and accept this technology is critical for informing teacher preparation and digital transformation initiatives. Using a quantitative, cross-sectional survey design, data were collected from 563 pre-service teachers across four universities in Indonesia through an online questionnaire. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS was used for data analysis.
Rhizobacteria profiling of endemic aromatic rice Pulu Mandoti from Enrekang, South Sulawesi, Indonesia through shotgun metagenomic
Biodiversitas
Pelatihan Integrasi Teknologi berbasis TPACK bagi Guru IPA untuk Membumikan Sains melalui Proyek Kontekstual Siswa
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi guru Ilmu Pengetahuan Alam dalam menerapkan kemampuan Technological Pedagogical Content Knowledge melalui pembelajaran kontekstual berbasis proyek. Latar belakang kegiatan ini adalah rendahnya minat dan literasi sains siswa yang disebabkan oleh dominasi metode hafalan, keterbatasan pemanfaatan teknologi, dan kesenjangan penguasaan konten lintas bidang karena sebagian besar guru berlatar belakang Biologi atau Fisika. Program pengabdian dilaksanakan dalam empat tahap, yaitu persiapan, pelatihan, penerapan, dan evaluasi. Pelatihan disusun secara sistematis dalam tiga fokus utama: penguasaan teknologi, penguatan strategi pedagogis, dan penyegaran konten materi IPA. Jumlah Guru yang dilatih sebayak 20 orang yang terdiri dari 10 sekolah di Majene. Guru dilatih memanfaatkan berbagai media digital seperti simulasi interaktif dan platform pengolahan data untuk memvisualisasikan konsep abstrak, merancang pembelajaran berbasis proyek, serta mengintegrasikan konsep Fisika, Biologi, dan Kimia secara terpadu. Setelah pelatihan, guru mempraktikkan keterampilan yang diperoleh dengan membimbing siswa mengidentifikasi masalah lokal, merancang proyek sains, dan memamerkan hasilnya dalam gelar karya siswa.Terdapat 10 jenis proyek yang berbeda dari setiap kelompokguru.Hasil evaluasi menunjukkan respons sangat positif, peningkatan kemampuan guru dalam mengintegrasikan teknologi, serta keberhasilan mereka membimbing pembuatan proyek sains yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini disimpulkan berhasil memperkuat keterampilan integratif guru, memfasilitasi pembelajaran IPA yang kontekstual dan berbasis data, serta memberikan dampak nyata pada peningkatan kreativitas, partisipasi, dan literasi sains siswa. Temuan ini menjadi dasar penting bagi keberlanjutan program dan diseminasi praktik baik ke sekolah lain.
The Gene Analysis and Probiotic Potential Characterization of Pseudomonas alcaligenes SG03
HAYATI Journal of Biosciences
Exploring the anti-quorum sensing potential of sea anemone bacterial symbionts from Samalona Island (Spermonde Archipelago) in South Sulawesi, Indonesia
Antonie Van Leeuwenhoek International Journal of General and Molecular Microbiology
Sheep Production Management and Increasing the Economic Value of Farmers in Waluran Subdistrict
IOP Conference Series
Exploring Psychrobacter sp. EQ05 (bacterial symbiont of Entaqmea quadricolor): A natural anti-quorum-sensing agent against Vibrio parahaemolyticus
Journal of Biosciences