Luaran & Publikasi
Kumpulan rekam jejak publikasi jurnal ilmiah terakreditasi, pendaftaran hak kekayaan intelektual (HKI), dan pencapaian gemilang tim peneliti.
Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme berbasis STEM Project sebagai Upaya Pelestarian Lingkungan
Hilman Qudratuddarsi, M.Ed, Jumriani, M.Pd, Kasmiati, S.P., M.Si, Nor Indriyanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
yang berdampak pada lingkungan, kesehatan, serta sosial-ekonomi masyarakat. Sampah organik yang tidak dikelola dengan baik berpotensi menghasilkan gas metana, menimbulkan bau, serta menjadi sumber penyakit. Salah satu solusi inovatif untuk mengurangi timbulan sampah organik adalah melalui pemanfaatan eco-enzyme, yakni cairan hasil fermentasi limbah sayuran dan buah dengan tambahan gula dan air, yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami maupun pupuk organik ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan eco-enzyme kepada siswa SMPN 7 Majene dengan pendekatan STEM Project-Based Learning. Metode pelaksanaan meliputi tahap perencanaan dan persiapan, tahap pelaksanaan melalui ceramah interaktif dan praktik langsung, serta tahap evaluasi dan pelaporan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman, keterampilan, serta sikap peduli lingkungan pada siswa. Evaluasi juga mengungkap antusiasme yang tinggi dari peserta, meskipun terdapat keterbatasan pada durasi fermentasi yang belum mencapai tahap akhir. Dengan demikian, pelatihan ini terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran ekologis sejak dini dan direkomendasikan untuk dilanjutkan sebagai program berkelanjutan di sekolah.
Teaching Anxiety, Efficacy, and Immersive Experience in VR-Based Microteaching among Elementary Pre-Service Teachers in Rural Context
Eli Meivawati, S.Pd., M.Pd, Hilman Qudratuddarsi, M.Ed
Sekolah Dasar: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan
Teacher education in rural contexts faces challenges related to limited teaching practice opportunities, technological access, and pedagogical support, which may affect pre-service teachers’ instructional readiness. This study examines the roles of teaching anxiety, teaching efficacy, immersive learning experience, and interest in virtual reality in shaping basic teaching skills through virtual reality–based microteaching among elementary pre-service teachers in rural contexts. A quantitative explanatory design was employed involving 205 pre-service teachers from the Primary School Teacher Education program at Universitas Sulawesi Barat. Data were collected using a structured questionnaire and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling. The findings indicate that immersive learning experience has a strong positive effect on basic teaching skills (β=0.501, p<0.001), followed by teaching efficacy (β=0.372, p<0.001). In contrast, teaching anxiety shows a negative but non-significant effect (β = −0.043, p > 0.05). Additionally, interest in virtual reality positively influences immersive learning experience (β=0.330, p<0.001) and indirectly contributes to basic teaching skills through immersion (β =0.165, p<0.01). The model explains 61.3% of the variance in basic teaching skills (R²=0.613). These results highlight the potential of virtual reality–based microteaching as an effective approach for developing pedagogical skills among elementary pre-service teachers in rural educational settings.
Factors Shaping Pre-service Biology Teachers’ Acceptance of Generative Artificial Intelligence
Hilman Qudratuddarsi, M.Ed
JURNAL BIOSHELL
The rapid diffusion of generative artificial intelligence (GAI) has introduced new opportunities and challenges for teacher education, particularly within STEM disciplines, specifically biology education. This study investigates the determinants of generative AI acceptance among Generation Z pre-service biology teachers by integrating constructs from the Technology Acceptance Model and Diffusion of Innovation theory with pedagogically grounded variables. Using a quantitative cross-sectional survey design, data were collected from 318 pre-service biology teachers enrolled at two Indonesian universities. Partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) was employed to examine the relationships among trialability, relative advantage, perceived compatibility, trust, feedback quality, perceived assessment quality, subjective norms, perceived ease of use, perceived usefulness, attitude, behavioral intention, and acceptance of generative AI. The results indicate that trialability, relative advantage, and compatibility significantly predict perceived ease of use, while relative advantage and trust significantly influence perceived usefulness. Feedback quality and subjective norms positively shape attitudes toward generative AI, whereas perceived assessment quality shows no significant effect. Perceived ease of use and attitude emerge as key predictors of behavioral intention, which strongly determines acceptance. The findings highlight the central roles of affective, social, and trust-related factors in shaping generative AI adoption among future biology teachers. This study contributes to the emerging literature on AI in STEM teacher education and offers practical implications for designing pedagogically meaningful and responsible AI integration in teacher preparation programs.
Penguatan Motivasi Siswa Belajar Kosakata Bahasa Inggris melalui Pelatihan Berbantuan Wordwall
Hilman Qudratuddarsi, M.Ed, Nor Indriyanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyaraka
Kemampuan berbahasa Inggris merupakan kompetensi dasar yang penting bagi generasi muda di era globalisasi dan Revolusi Industri 4.0. Namun, siswa di daerah masih menghadapi kendala rendahnya motivasi dan keterbatasan kosakata akibat metode pembelajaran yang monoton dan minim interaksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar dan penguasaan kosakata siswa melalui pelatihan berbantuan Wordwall dan Generative AI. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap, yaitu: (1) perencanaan dan persiapan berupa survei kebutuhan, koordinasi teknis, dan penyusunan materi pelatihan berbasis kosakata tematik; (2) pelaksanaan pelatihan interaktif melalui berbagai permainan edukatif Wordwall seperti Match Up, Anagram, Find the Match, dan Quiz Show; serta (3) evaluasi dan refleksi melalui posttest dan kuesioner motivasi belajar. Hasil kegiatan menunjukkan pemahaman yang sangat baik pada nilai post-test dan motivasi belajar siswa. Siswa menjadi lebih antusias, aktif berpartisipasi, serta menunjukkan pemahaman kosakata yang lebih baik melalui pendekatan learning by doing dan gamification. Dengan demikian, penggunaan media interaktif berbasis teknologi terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi kosakata siswa, serta dapat dijadikan model pembelajaran alternatif pada sekolah menengah untuk mendukung implementasi Merdeka Belajar.
Innovativeness and Optimism as Predictors of Generative AI Acceptance Among Pre-service Elementary School Teachers
Eli Meivawati, S.Pd., M.Pd, Hilman Qudratuddarsi, M.Ed, Nor Indriyanti, S.Pd., M.Pd
Education Journal: Journal Educational Research and Development
This study investigates Generative Artificial Intelligence (Gen AI) acceptance among Generation Z pre-service elementary school teachers by extending the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2) model with innovativeness and optimism as additional psychological predictors. As Gen AI becomes increasingly embedded in educational practice, understanding how future elementary school teachers perceive and accept this technology is critical for informing teacher preparation and digital transformation initiatives. Using a quantitative, cross-sectional survey design, data were collected from 563 pre-service teachers across four universities in Indonesia through an online questionnaire. Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS was used for data analysis.
BUKU MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN
DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN INTELEKTUAL
Buku Manajemen Pendidikan dan Pembelajaran membahas pentingnya pengelolaan pendidikan secara terencana, terarah, dan berkelanjutan agar tujuan pendidikan dapat tercapai dengan baik. Manajemen pendidikan mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi terhadap seluruh unsur sekolah, seperti kepala sekolah, guru, peserta didik, kurikulum, sarana prasarana, pembiayaan, serta hubungan sekolah dengan masyarakat. Dalam pembelajaran, guru berperan penting untuk menciptakan proses belajar yang aktif, efektif, dan sesuai kebutuhan siswa, sedangkan kepala sekolah bertugas memimpin, membina, dan memastikan seluruh program berjalan sesuai tujuan. Secara umum, buku ini menegaskan bahwa mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kegiatan belajar di kelas, tetapi juga oleh sistem pengelolaan sekolah yang baik, kerja sama semua pihak, serta evaluasi yang digunakan untuk memperbaiki kualitas pendidikan secara terus-menerus.
BUKU BIOTEKNOLOGI BERBASIS STEM
DIREKTUR JENDERAL KEKAYAAN INTELEKTUAL
Buku bioteknologi berbasis STEM mengedapankan pembelajaran yang interaktif, aplikatif, dan kreatif dengan dilengkapi dengan materi yang lengkap, video pembelajaran, proyek STEM, dan soal. Buku ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa karena dapat mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menciptakan ide dan karya, menggali potensi bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari, menerapkan konsep STEM dalam merancang proyek bioteknologi sederhana, mengembangkan kemampuan berpikir kreatif dan karya inovatif.
Rhizobacteria profiling of endemic aromatic rice Pulu Mandoti from Enrekang, South Sulawesi, Indonesia through shotgun metagenomic
Biodiversitas
Silase Batang Pisang Kombinasi Daun Gamal
Penerbit Tidak Diketahui